JAMA’ TAQDIM HARUSKAH DINIATKAN JAMA’ DARI AWAL SHOLAT

Pertanyaan :

Suatu hari saya sholat dhuhur seperti biasa. Setelah beberapa saat ada hal darurat yang mengharuskan saya bersafar. Kemudian aku memutuskan untuk sholat ashar dengan niat menjamak dengan dhuhur. Saudaraku menyarankan saya jangan niat menjamak shalat, tapi shalat ashar saja meskipun belum masuk waktu ashar karena alasan safar. Pertanyaannya :
Apakah perkataan saudaraku itu benar ?
Apakah harus disyaratkan niat jamak sebelum sholat yang pertama?

Jawaban :

Para ulama berselisih pendapat dalam permasalahan ini. Sebagian mereka berpendapat dengan harus tersyaratkannya niat sebelum sholat pertama dan mengharuskan juga muwalah yang artinya dua sholat yang dijamak harus berurutan tanpa diselingi detngan suatu aktifitas.  Sebagaimana ini adalah pendapat yang masyhur dari Al Imam As syafi’iy.

Adapun sebagian ulama yang lain seperti Al Imam Al Muzanniy dan sebagian sahabatnya, begitu juga Ibnu Taimiyyah, dan sebagian ulama sekarang seperti As Syeikh Utsaimin berpendapat tidak tersyaratkannya niat di sholat pertama. Hal ini berdasarkan perbuatan nabi yang disebutkan dalam sebuah hadits bahwa nabi menjamak sholat di Arafah dan beliau tidak memerintahkan kepada sahabat-sahabatnya yang sholat dibelakangnya untuk niat terlebih dahulu di awal sholat pertama. Sehingga para sahabat baru mengetahui kalau sholat dijamak setelahnya.

Sebagaimana juga syarat muwalah, maka Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tidak mensyaratkannya.( selesai )

Tambahan :
Adapun sholat ashar sebelum waktunya tanpa ada niat jamak maka sholatnya tidak sah. Karena niat menjadikan keadaannya berbeda. Dan sebagaimana hal yang sudah kita ketahui bahwa masuknya waktu shalat adalah syarat wajibnya shalat.

الله الموفق لعباده
Allahlah yang memberikan taufiq kepada hambanya.

Dijawab oleh : Ustadz Abu Utsman Arifin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *